ABSTRAK JURNAL DIMAS PRADIFTA
Sistem
Pembelajaran Jarak Jauh
Sebagai
Proses Belajar di Era Globalisasi
Oleh:
Dimas Pradifta
Universitas Islam Negeri Sumatera
Utara (UIN-SU) Medan
Jl. Williem Iskandar Psr V Medan
Estate
Email: dimaspradifta1704@gmail.com
ABSTRAK
Sistem pembelajaran jarak jauh
merupakan suatu perubahan besar dalam dunia pendidikan. Penggunaan media
elektronik dan perkembangan teknologi menjadi sebuah acuan munculnya sistem
pembelajaran jarak jauh yang telah menghapus batasan ruang dan waktu. Terobosan
dan kebijakan ini membuat kita dapat memperoleh ilmu pengetahuan dimanapun dan
kapanpun (anytime-anywhere). Pembelajaran
jarak jauh memiliki karakteristik yakni keterpisahaan fisik antara pendidik dan
peserta didik, yang pada umumnya mengurangi interaksi langsung pendidik dan peserta
didik, tanpa melakukan tatap muka secara langsung, namun dalam artian peserta
didik harus tetap aktif dalam aktivitas belajar baik secara individu maupun
kelompok belajar. Terlihat jelas perbedaan proses belajar tatap muka secara
langsung dengan proses belajar jarak jauh (distance
learning). Proses belajar secara langsung sering kali membuat peserta didik
jenuh karena pendidik kerap kali menggunakan media ceramah ataupun media yang
tidak mampu mengembangkan kemampuan dan keterempilan peserta didik, namun lain halnya dengan proses belajar jarak jauh,
pendidik justru mengharapkan siswa jauh lebih aktif dan terampil dalam
mengembangkan kemampuannya seperti mengoperasikan komputer dan memperoleh
iformasi sebanyak mungkin serta memanfaatkan media yang sudah berkembang
mengikuti era globalisasi. Dalam perkembangan era globalisasi, distance learning bukan lagi menjadi pendidikan
alternatif bagi masyarakat Indonesia, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam
membangun peradaban bangsa Indonesia yang maju. Distance learning mempunyai peranan penting
sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat belajar (learning society). Distance learning juga dapat
menumbuhkan kebiasaan belajar (learning habit). Berkembangnya
masyarakat belajar memicu individu maupun masyarakat secara mandiri dapat
memanfaatkan berbagai sumber dan fasilitas pendidikan (learning resources) untuk mewujudkan masyarakat
berbasis pengetahuan (knowledge based society) yang
nantinya sangat dibutuhkan guna menghadapi persaingan global.
Kata
Kunci : Belajar Jarak Jauh (Distance
Learning), Proses Belajar, Era Globalisasi
Distance
learning system is a major change in education. The use of electronic media and
technological development becomes a reference for the emergence of distance
learning systems that have removed the boundaries of space and time. These
breakthroughs and policies enable us to gain knowledge wherever and whenever.
Distance learning has the characteristics of physical separation between
educators and learners, which generally reduces the direct interaction of
educators and learners, without direct face-to-face, but in the sense that
learners must remain active in learning activities both individually and in
groups of learning. It is clear that the difference of learning process face to
face directly with distance learning process. The process of learning directly
often makes learners saturated because educators often use media lectures or
media that are not able to develop the ability and dilution of learners, but it
is different with the process of distance learning, educators actually expect
students much more active and skilled in developing skills such as operating
the computer and obtaining as much information as possible and utilizing the
media that has developed following the era of globalization. In the development
of the era of globalization, distance learning is no longer an alternative
education for the people of Indonesia, but it has become a necessity in
building an advanced Indonesian civilization. Distance learning has an
important role as an instrument of community empowerment towards learning
society. Distance learning can also grow learning habits. The development of
the learning community trigger the individual and the community can
independently utilize various sources and educational facilities (learning
resources) to realize knowledge based society which will be needed to face
global competition.
Komentar
Posting Komentar